Modal Wakaf UMKM: Pak Dedi, Biar Sibuk Jualan Cincau Keliling, Tetap Bermanfaat untuk Sesama

Meski sibuk berjualan cincau, Pak Dedi tak lupa untuk terus menebar manfaat bagi orang-orang di sekelilingnya. Bukan orang kaya, namun rutin sedekah subuhnya. Sahabat, mari bantu Pak Dedi dan pendamping UMKM-nya dengan wakaf terbaikmu! Kan Ramadhan..

Modal Wakaf UMKM: Pak Dedi, Biar Sibuk Jualan Cincau Keliling, Tetap Bermanfaat untuk Sesama

Target

0 0

0%
0 62 hari tersisa
Rp
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 250,000

Modal Wakaf UMKM: Pak Dedi, Biar Sibuk Jualan Cincau Keliling, Tetap Bermanfaat untuk Sesama


Tak banyak orang yang sudah sibuk mengurusi kehidupan pribadinya masih mau mengurus keperluan masyarakat di sekitarnya. Inilah kisah Pak Dedi Kusnadi, seorang penjual es cincau keliling yang tinggal di Kampung Pojok Cirendeu Leuwi Gajah Cimahi Selatan bisa menjadi inspirasi.

Pak Dedi setiap hari keliling kampung menjajakan es cincau dengan cara dipikul. Bukan perkara mudah memikul dagangan yang beratnya bisa mencapai 40 Kg. Setiap hari Pak Dedi tak lagi peduli hujan atau panas. Dimana ada kerumunan, pak Dedi berhenti di sana, menunggu es cincaunya dibeli.

72b65d3d10d7d4dcb5006ad9e07ab4e5.jpg

Bila cuaca panas es cincau Pak Dedi lumayan laris, namum bila suasana hujan nyaris yak ada pembeli. Namun semuanya diterima Pak Dedi dengan ikhlas, "Rezeki sudah ada yang mengatur tinggal kita yang menjemputnya saja," pungkas Pak Dedi saat kami wawancarai.

Seperti itulah keseharian Pak Dedi, lelaki berumur 47 tahun. Lelaki yang harus menghidupi istri dan 4 anaknya. Di lingkungannya pak Dedi termasuk orang yang aktif bersosialisasi. Terutama dalam bidang agama. Pak Dedi tercatat sebagai ketua DKM, mengajar anak-anak mengaji, memimpin majelis ta'lim setiap malam Jum'at.

48b2acaa1869aefd7a26a136fc51c5cd.jpg

Selain itu Pak Dedi sering dipanggil untuk me-ruqyah syar'iyyah ke beberapa tempat di wilayah Jawa Barat. Membantu orang yang mendapat gangguan dari mahluk halus. Itu dilakukan Pak Dedi dengan sukarela tak mengharapkan balas budi. Melihat orang bisa sembuh saja cukup membuat Pak Dedi bahagia.

Pak Dedi adalah contoh pelaku UMKM yang patut ditiru, ia membiasakan dirinya untuk bersedekah subuh. Rutin dilakukan setiap pagi walau keadaan Pak Dedi dan keluarga bukanlah dari golongan kaya raya. Dengan sedekah subuh ada keutamaan yang ingin dicapai Pak Dedi. Ridha Allah ta'ala yang paling utama.

Pak Dedi merupakan UMKM binaan Wakaf UMKM di bawah pendampingan Kang Dadang Uka yang mencover wilayah Kabupaten Cimahi Selatan. Kang Dadang sendiri membina 30 UMKM. Hampir setiap hari Kang Dadang menemui UMKM binaannya.

eff8b75f04644f6c9a8dc35d8300107a.jpg

Global Wakaf Entrepreneur melalui Program Wakaf UMKM membina hampir 6000 UMKM di hampir seluruh wilayah Indonesia. Jumlah UMKM Mikro di Indonesia mencapai angka 64 juta, masih ada jutaan UMKM yang membutuhkan modal dan aset usaha.

Dukungan donasi untuk UMKM Indonesia masih sangat dibutuhkan, mari bantu UMKM untuk tumbuh dan bisa mandiri. Selain modal dan aset usaha, pendampingan juga membutuhkan donasi agar para pendamping bisa menaikkan skala usaha UMKM.

Kan Mau Ramadhan.. Yuk Bantu UMKM dan Pendampingnya dengan wakaf terbaikmu, melalui laman wakaf ini! Bismillaah..

Berikan wakaf terbaikmu dengan cara:

1. Klik Wakaf Sekarang
2. Masukkan nominal wakaf
3. Masukkan informasi pelengkap lalu pilih metode pembayaran seperti Transfer Bank BNI/Mandiri/BCA/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Wakaf Sekarang
5. Dapatkan laporan wakaf via email dan atau whatsapp yang telah dicantumkan

Jangan lupa infokan projek wakaf ini ya,
Salam hangat!


*dengan berwakaf melalui laman ini, kamu telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan