Wakaf Bebaskan Lahan Pesantren Roji Syafaat di Kulon Progo

Santri di Pondok Pesantren Roji Syafa’at harus belajar di lahan terbuka, beralaskan tikar dan beratap langit. Mereka tak memiliki bangunan, bahkan area pondok masih dalam proses pembebasan lahan. Mari bangun Pondok Pesantren Roji Syafa’at!

Wakaf Bebaskan Lahan Pesantren Roji Syafaat di Kulon Progo

Target

0 0

0%
0 62 hari tersisa
Rp
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 250,000

Wakaf Bebaskan Lahan Pesantren Roji Syafaat di Kulon Progo


Keterbatasan dan kekurangan tak akan menjadi halangan jika ada niat dan kemauan. Itulah yang diterapkan oleh adik-adik santri di Pondok Pesantren Roji Syafaat (Ponpes Rosya) di Padukuhan Sambiroto, Kulon Progo-DIY.
Jika Sahabat Wakif melewati area Padukuhan Sambiroto, jangan terkejut melihat puluhan anak-anak menggelar tikar di tanah terbuka.

Bukan, mereka bukan sedang berpiknik. Mereka adalah para santri dari Pondok Pesantren Roji Syafaat yang sedang belajar mengaji dan menghafal Quran. Bukan sedang menghirup udara segar, melainkan memang tak ada bangunan untuk mereka berteduh. Tak jarang mereka juga terkena asap dari warga sekitar yang tengah membakar sampah.

3a2a8abac0fa5a76815ce5e678114acb.jpg


Pondok pesantren ini mulai beraktivitas pada awal bulan September 2021, menempati tanah seluas 4.235 meter persegi. Melihat kemauan tinggi dari para santri, pengurus yayasan mulai mencoba menjalankan aktivitas belajar rutin meski dengan fasilitas yang belum memadai. Para santri biasanya membawa tikar sendiri dari rumah.

Aktivitas belajar dan shalat berjamaah dilakukan di tanah terbuka tanpa atap. Semangat belajar para santri mengalahkan teriknya panas matahari dan kerasnya tanah yang mereka duduki. Jika hujan datang para santri berteduh di rumah ustadz yang berada di dekat area pondok, puluhan santri tersebut berdesakan di ruangan berukuran 6x7 meter.

f26e42674da8364256b82334a33ef5d6.jpg

Dari hari ke hari jumlah santri semakin bertambah, awalnya hanya berasal dari anak-anak usia Sekolah Dasar kemudian bertambah dari kalangan sekolah menengah. Mereka belajar dari pagi hingga menjelang isya. Ketika malam hari tiba, penerangan hanya berasal dari 2 lampu bohlam.

Saat ini lahan pondok pesantren masih dalam proses pembebasan lahan dengan total biaya lebih dari 1 milyar rupiah, padahal dana yang mereka bayarkan barulah seperlimanya saja. Dengan kondisi seperti itu para santri harus tetap semangat menjadi penghafal Quran dalam kondisi yang amat memprihatinkan. Bagaimana bisa mereka fokus menghafal secara penuh, padahal harus belajar dalam keadaan tidak nyaman?

78e2ae57bb7568167c611544b1c360a5.jpg

Sahabat Wakif, insya Allah tim Glbal Wakaf Kulon Progo akan berikhtirar membantu pembebasan lahan Pondok Pesantren Roji Syafa’at agar para santri dapat belajar Quran dengan nyaman tanpa kepanasan dan kehujanan.

Rencananya, Pondok Pesantren Roji Syafaat ini insyaAllah akan mewadahi lebih dari 200 santri pra-sejahtera dari berbagai daerah dengan tidak dibebankan biaya. Bahkan akan dibuka pula kelas-kelas pengajian untuk bapak dan ibu.

"Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang dia kehendaki. Dan Allah maha luas (karunia-Nya) lagi maha mengetahui.” (Al-Baqarah ayat 261)

0a200ba758f34e7cf9d5ecf158c1aed2.jpg

Sahabat, mari alirkan pahala jariyah dengan patungan bantu bangun Pondok Pesantren Roji Syafa’at. Insya Allah, setiap ayat yang dibaca berulang-ulang oleh penghafal Quran akan mengalir juga amalannya untuk para pewakif :)

Berikan wakaf terbaikmu dengan cara:

1. Klik Wakaf Sekarang
2. Masukkan nominal wakaf
3. Masukkan informasi pelengkap lalu pilih metode pembayaran seperti Transfer Bank BNI/Mandiri/BCA/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Wakaf Sekarang
5. Dapatkan laporan wakaf via email dan atau whatsapp yang telah dicantumkan

Jangan lupa infokan projek wakaf ini ya,
Salam hangat!


*dengan berwakaf melalui laman ini, kamu telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan