Wakaf Modal UMKM: Bantu Ibu Silastri Penyintas Gempa Pasaman Kembali Berjualan

Ibu Sulastri, berjuang untuk memenuhi kebutuhan keluarga, bersama suaminya yang bekerja sebagai petani jagung. Namun, gempa Pasaman kala itu membuat ekonominya terpuruk karena Ibu Sulastri tak bisa berjualan lagi. Mari bantu Ibu Sulastri!

Wakaf Modal UMKM: Bantu Ibu Silastri Penyintas Gempa Pasaman Kembali Berjualan

Target

0 0

0%
0 62 hari tersisa
Rp
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 250,000

Wakaf Modal UMKM: Bantu Ibu Silastri Penyintas Gempa Pasaman Kembali Berjualan


Jum'at (25/2) kala itu, gempa mengguncang bumi Pasaman. Korban jiwa berjatuhan, ratusan bangunan luluh lantak, ribuan orang terpaksa harus mengungsi. Guncangan gempa Pasaman telah mengubah banyak kisah hidup warga pasaman yang terdampak.

Seperti kisah seorang ibu yang tinggal di Kampung Alang Jorong Pasa Lamo Nagari Kajai Pasaman Barat. Hampir tidak ada yang tersisa. Ibu Sulastri seorang ibu yang berjuang untuk kehidupan keluarganya. Membantu memenuhi kebutuhan keluarga. Sang suami bekerja sebagai petani jagung.

1165df0e92c1c28bd7cf4ecde337b170.jpg

Ibu Silastri sebelum gempa berjualan gorengan dan sayur di rumahnya. Namun bila barang dagangan masih banyak Ibu Silastri berkeliling kampung menjajakan dagangannya hingga terjual habis. Hasilnya setiap hari Ibu Silastri dapat mengumpulkan uang antara 100 ribu rupiah hingga bila beruntung bisa menembus 200 ribu rupiah.

Seperti itulah kehidupan Ibu Silastri setiap hari. Panas dan hujan tak lagi diperdulikan. Terbayang anak sulung yang membutuhkan biaya besar untuk menyelesaikan kuliahnya. Masih ada dua anaknya yang masih membutuhkan biaya. Karena uang hasil berkebun jagung belum cukup untuk biaya kehidupan sehari-hari keluarga Ibu Silastri.

Gempa memang telah merubah kehidupan Ibu Silastri. Rumah satu-satunya kini rusak berat, barang dagangan dan peralatan rusak tertimpa bangunan yang roboh. Ibu Silastri dan keluarga harus hidup di pengungsian.

83a3563c2ecd1660d8087e7756ad54a2.jpg

Ibu Silastri tidak bisa berjualan lagi dan itu berarti sebagian pemasukan keluarga terhenti. Walau begitu Ibu Silastri tak mau menyerah, semangatnya untuk kembali berjualan mencari nafkah demi keluarganya tak pernah menurun. Saat ini Ibu Silastri sangat berharap ada bantuan modal untuk bisa membeli bahan baku dan perlengkapan yang ada. Paling tidak, Ibu Silastri bisa berjualan di sekitaran pengungsian.

Merasa tak enak bila harus terus menunggu bantuan, Ibu Silastri ingin bisa mencari nafkah dengan berjualan seperti sebelum gempa. Walau hasilnya mungkin belum bisa memenuhi kebutuhan keluarga, tapi Ibu Silastri ingin berikhtiar.

210d252f767a3ccaca4e9f99267768ae.jpg

Dalam data Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman Barat ada 81 UMKM yang terdampak, baik yang mengalami rusak ringan hingga rusak berat. Selain itu ratusan UMKM juga terdampak tidak langsung seperti penurunan penjualan, dan kenaikan harga bahan baku.

Global Wakaf Entrepreneur melalui Wakaf UMKM bersama kantor ACT Cabang Pasaman mendata kebutuhan UMKM yang terdampak, kebutuhan modal usaha dan asset usaha menjadi hal yang segera harus kita bantu. Apalagi saat ini UMKM akan menyambut bulan Ramadhan, di mana kebutuhan untuk kembali berusaha sangat besar.

Berikan wakaf terbaikmu dengan cara:

1. Klik Wakaf Sekarang
2. Masukkan nominal wakaf
3. Masukkan informasi pelengkap lalu pilih metode pembayaran seperti Transfer Bank BNI/Mandiri/BCA/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Wakaf Sekarang
5. Dapatkan laporan wakaf via email dan atau whatsapp yang telah dicantumkan

Jangan lupa infokan projek wakaf ini ya,
Salam hangat!


*dengan berwakaf melalui laman ini, kamu telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan