Wakaf Sumur untuk Ribuan Warga Pulau Sadulang

Krisis air bersih terus terjadi, warga hanya bisa menggali sumur 2-3 meter, karena peralatan terbatas dan biaya tidak ada. Mari berlomba raih pahala jariyah, bantu ribuan warga Pulau Sadulang miliki sumur dalam dan fasilitas sanitasi yang baik!

Wakaf Sumur untuk Ribuan Warga Pulau Sadulang

Target

0 0

0%
0 31 hari tersisa
Rp
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 250,000

Wakaf Sumur untuk Ribuan Warga Pulau Sadulang


Sahabat tau Pulau Sadulang? Pulau kecil ini berpenghuni kurang lebih 7.000 jiwa, pulaunya tak besar, tapi ribuan penduduk bermukim dan mencari penghasilan dari sana.

Pulau Sadulang berada di Kecamatan Sapekan, masih dalam lingkup Kepulauan Kangean, Sumenep, Jawa Timur. Perjalanan ke lokasi ini tak mudah, jalannya masih tanah berbatu, sedikit sekali jalanan yang sudah bagus.

Warga di sini kebanyakan lulusan Sekolah Dasar saja, pekerjaan mereka mayoritas nelayan dan petani rumput laut, penghasilan mereka bergantung dari hasil laut.

41bb98bdf1c39a54b5eead7cbb63c905.jpg

Pak Samsul, salah satu warga Dusun Bajo, Pulau Sadulang menyampaikan, “hasil nelayan biasanya cukup untuk makan saja. Itu sudah alhamdulillah. Kalau penghasilan tidak bisa dihitung karena kadang ada seringkali tidak ada.”

Di Pulau ini hanya ada 1 sekolah, itu pun hanya Sekolah Dasar Negeri, lalu ada 2 pesantren tempat anak-anak mempelajari agama. Di Pulau ini hanya memiliki 1 posyandu, kalau mau ke puskesmas warga harus menyeberang ke pulau lain dengan perahu.

Yang semakin memprihatinkan adalah kondisi air di Pulau ini. Warga hanya bisa menggali sumur sejauh 2-3 meter, alhasil air yang dihasilkan hanya air keruh dan tidak layak konsumsi. Tapi mau bagaimana lagi, warga tetap mengkonsumsinya karena itu satu-satunya sumber air mereka.

a4be67c701f7e2861760c14c96c445c3.jpg

"Di sini sulit sekali air kalau musim kemarau, kami harus beli dari Pulau Pagerungan menggunakan perahu. Kalau musim hujan memang ada air, tapi air di sumur kami rasanya tidak enak. Sepertinya memang tidak layak untuk dikonsumsi, tapi mau bagaimana lagi, kami butuh air dan hanya itu air yang kami miliki,” ujar Pak Samsul menceritakan.

Jangan tanya soal sanitasi, di Pulau ini MCK Umum tidak ada, biasanya warga buang hajat di hutan atau di pesisir pantai. Hal ini sangat memprihatinkan, mengingat anak-anak juga tinggal di Pulau ini. Kebutuhan air bersih menjadi problem vital dan selalu berulang sepanjang tahun.

3311bcec30e3547e36ece00c448bcfe2.jpg

Sahabat, itulah kisah pilu beserta cita-cita yang diharapkan oleh warga Pulau Sadulang. InsyaaAllah Tim Global Wakaf Surabaya akan berikhtiar membangun sumur berikut fasilitas sanitasi seperti MCK dan tempat wudhu di sana.

Sumur wakaf ini insyaaAllah akan bermanfaat untuk 7.000 warga yang ada di Pulau Sadulang. Diantaranya para santri yang terus menimba ilmu dengan semangat meski kondisi serba terbatas. Sumur ini rencananya akan dimanfaatkan untuk berwudhu, mandi, mencuci, hingga sumber air minum warga Pulau Sadulang.

“Sedekah apa yang paling engkau sukai.” Jawab Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Sedekah air.” (HR. Abu Daud)

0792a015e00bdf0c76bd4e3ecaaf943c.jpg

"Kami sangat berharap punya sumber air minum dengan kapasitas besar, kalau terjadi kekeringan kami tidak perlu beli dengan menyeberang ke pulau lain lagi. Kami berharap ada sanitasi di Pulau kami dan warga bisa mengembangkan desa dengan adanya sumur nanti,” harap Pak Samsul.

Sahabat Wakif, itulah kisah pilu beserta cita-cita yang diharapkan oleh warga Pulau Sadulang. Semoga sumur dalam beserta fasilitas sanitasi yang memadai bisa hadir di pelosok pulau kecil ini. Maukah kamu menjadi salah satu orang yang mewujudkan mimpi itu?

Berikan wakaf terbaikmu dengan cara:

1. Klik Wakaf Sekarang
2. Masukkan nominal wakaf
3. Masukkan informasi pelengkap lalu pilih metode pembayaran seperti Transfer Bank BNI/Mandiri/BCA/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Wakaf Sekarang
5. Dapatkan laporan wakaf via email dan atau whatsapp yang telah dicantumkan

Jangan lupa infokan projek wakaf ini ya,
Salam hangat!


*dengan berwakaf melalui laman ini, kamu telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan