Wakaf Pendidikan: Bangun Asrama untuk Dayah Budi Mesja Aceh Jaya

Santri terpaksa tinggal di asrama beratap asbes dan berdinding triplek yang sudah banyak berlubang. Saat hujan turun, air akan langsung menggenangi asrama santri. Mari ringankan kesulitan para santri, bangun asrama untuk santri Dayah Budi Mesja!

Wakaf Pendidikan: Bangun Asrama untuk Dayah Budi Mesja Aceh Jaya

Target

0 0

0%
0 31 hari tersisa
Rp
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 250,000

Wakaf Pendidikan: Bangun Asrama untuk Dayah Budi Mesja Aceh Jaya


Dayah Budi Mesja terletak di Desa Jangeut, Kecamatan Indra Jaya, Kabupaten Aceh Jaya. Yayasan Dayah BUDI Lamno ini didirikan pada tanggal 4 April 1967 oleh Tgk. H. Ibrahim bin Ishaq (Alm) sekaligus menjadi pimpinan pada tahun 1967 – 1997. Beliau merupakan salah seorang ulama karismatik yang ada di Provinsi Aceh yang melahirkan banyak ulama-ulama penerus pada masanya.

Pada tahun 2004, pesantren ini menjadi sasaran empuk tsunami karena keberadaannya dekat dengan pantai, ada 224 orang santri yang syahid dalam peristiwa tsunami kala itu, dan sebagiannya lagi berhasil selamat.

Pada saat itu Tgk. H. Asnawi Ramli yang akrab disapa dengan Aba Asnawi menjadi pimpinan setelah Tgk. H. Ibrahim bin Ishaq meninggal dunia. Ia bersama dengan santri dan dibantu oleh para dermawan, pemerintah dan NGO membangun kembali pesantren ini supaya para santri bisa belajar kembali.

81fe6137c83e6fd520b06c3eb9aab9fc.jpg

Santri disini tidak semuanya berasal dari keluarga mampu, sebagiannya berasal dari keluaraga prasejahtera, sehingga pembangunan infrastruktur sudah pasti harus dicarikan solusi oleh pimpinan dayah dan para dermawan yang peduli dengan pesantren tersebut.

Kendati demikian, saat ini masih banyak PR besar yang harus diselesaikan, salah satunya yaitu perlunya penambahan asrama yang layak untuk para santri. Walaupun kebanyakan asrama sudah permanen, tetapi ada beberapa asrama yang hanya beratap asbes dan berdinding triplek. Lebih parahnya lagi, saat hujan deras air akan menggenangi asrama ini.

50ddb2bfc8a5b002bb18de5f04e268fc.jpg

Asrama Banjir, Sudah Menjadi Pemandangan Biasa

Muhammad Fikrayadi, salah satu santri mengatakan bahwa ketika hujan sedikit deras maka genangan air tidak bisa dihentikan lagi, “hujan deras sedikit, kamar penuh dengan air, dan itu akan tergenang berhari-hari, jadi mau tidak mau kami harus banyak bersabar,” Ujar santri asal Lampung ini.

Beberapa lintah juga nampak sekilas berkeliaran di genangan air kamar santri, ya wajar saja, karena genangan air tersebut berdiam lama di sekitar asrama santri dan tidak semudah itu untuk dikuras agar tak menggenang lagi airnya.

Oleh karena itu, Sahabat Wakif mari kita ringankan kesulitan para santri dengan membangun asrama sehingga para santri bisa memiliki asrama yang layak dan bersih agar kesehatan para santri terjaga.

e44a8dc80063dd98549f024284974b9e.jpg

Insya Allah, Tim Global wakaf Aceh akan membangun asrama untuk santri Dayah Budi Mesja di Aceh Jaya. Nantinya asrama ini akan dipakai oleh 150 santri yang sekarang tinggal di asrama yang terbuat dari asbes dan triplek ini.

Asrama untuk santri Dayah Budi Mesja di Aceh Jaya ini, nantinya akan disinggahi oleh 150 santri yang sekarang tinggal di asrama yang terbuat dari asbes dan triplek ini. Insya Allah asrama ini akan menjadi motivasi bagi para santri agar belajarnya lebih giat lagi.

Sahabat Wakif, tidur dalam keadaan tergenang banjir disaat badan sudah terlalu lelah belajar bukanlah pilihan mereka. Semua ini dilakukan karena tidak ada pilihan lain. mari kita ringankan kesulitan para santri dengan membangun asrama sehingga para santri bisa memiliki asrama yang layak dan sehat.

Berikan wakaf terbaikmu dengan cara:

1. Klik Wakaf Sekarang
2. Masukkan nominal wakaf
3. Masukkan informasi pelengkap lalu pilih metode pembayaran seperti Transfer Bank BNI/Mandiri/BCA/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Wakaf Sekarang
5. Dapatkan laporan wakaf via email dan atau whatsapp yang telah dicantumkan

Jangan lupa infokan projek wakaf ini ya,
Salam hangat!


*dengan berwakaf melalui laman ini, kamu telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan