Wakaf Modal UMKM: Pantang Pinjam ke Rentenir, Bu Masitoh Rela Jualan di Lantai Paling Bawah

Menjadi tulang punggung keluarga sekaligus Ibu yang baik bukanlah hal yang mudah, selama pandemi ini Ibu Masitoh usahanya hampir tutup karena jarang pembeli. Ayo, bantu Ibu Masitoh dengan wakaf modal usaha untuknya!

Wakaf Modal UMKM: Pantang Pinjam ke Rentenir, Bu Masitoh Rela Jualan di Lantai Paling Bawah

Target

0 0

0%
0 1 hari tersisa
Rp
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 250,000

Wakaf Modal UMKM: Pantang Pinjam ke Rentenir, Bu Masitoh Rela Jualan di Lantai Paling Bawah


Ibu Masitoh, penjual pakaian anak yang sudah bertahun-tahun hidup mandiri dengan keadaan suami menganggur. Ibu yang sudah menjadi tulang punggung keluarga ini berdagang pakaian anak di lapak lantai paling bawah Pasar Wisata Samarang. Ia tidak punya uang sewa yang cukup untuk menyewa lapak lantai atas bersama pedagang pakaian lain. Ibu Masitoh harus menerima keadaan lapaknya yang berada disekitar pedagang-pedagang daging dan ikan.

7ffd40898b4484372bb3a9115c0b92ff.jpg

"Terkadang ada saja pembeli yang komentar yang bilang kok jual pakaian di lantai bawah, baju bajunya nanti jadi bau", kata Ibu Masitoh.

Dengan keadaan ekonomi keluarga yang seadanya, beliau masih dengan sadar untuk bekerja dan berdagang yang halal dan berkah. Tidak sepintas pun dalam pemikirannya untuk mencari penghasilan yang buruk karena akan tidak berkah untuk dirinya dan keluarga. Begitulah anggapan ibu yang selalu tersenyum saat kami datang kunjungan.

f5fe788a2f6e5207811f561abe4362b0.jpg

Penghasilan harian yang hanya didapat 50 ribu hingga 60 ribu perhari tidak menutup untuk kebutuhan keluarga dan modal selanjutnya. Terkadang lapak pakaian Ibu Masitoh pun tidak ada yang mendatangi hanya untuk sekedar untuk melihat-lihat apalagi membeli, terlebih di masa pandemi seperti saat ini. Dalam ketabahan dan kesabarannya, Ibu Masitoh sangat enggan untuk meminjam kepada rentenir.

"Saya gamau kang meminjam rentenir, atau bank emok, tidak berkah, bunganya tidak habis". Ucapnya.

Pasar Wisata Samarang tergolong pasar yang ramai akan pengunjung setiap harinya. Namun apalah daya beliau yang hanya bisa membayar sewa lapak di bawah dengan lingkungan berbau daging dan ikan ikan.

“Dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah Berbuat baik kepadamu.” (QS. Al-Qashas ayat 77).

Sahabat, wakaf darimu akan sangat berarti untuk Ibu Masitoh. Insyallah wakaf modal usah yang Ibu Masitoh terima akan digunakan sebaik-baiknya untuk memajukan usahanya, dengan begitu Ibu Masitoh tidak lagi mengalami kesulitan ekonomi.

Yuk, bantu Ibu Masitoh melalui laman wakaf ini!

Berikan wakaf terbaikmu dengan cara:

1. Klik Wakaf Sekarang
2. Masukkan nominal wakaf
3. Masukkan informasi pelengkap lalu pilih metode pembayaran seperti Transfer Bank BNI/Mandiri/BCA/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Wakaf Sekarang
5. Dapatkan laporan wakaf via email dan atau whatsapp yang telah dicantumkan

Jangan lupa infokan projek wakaf ini ya,
Salam hangat!


*dengan berwakaf melalui laman ini, kamu telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan