Wakaf Modal Usaha untuk Pedagang Pasar Terdampak Pandemi

30 juta Usaha Mikro Kecil Menengah bangkrut dan 7 juta orang kehilangan pekerjaan. Hindarkan pedagang pasar dari jebak riba!

Wakaf Modal Usaha untuk Pedagang Pasar Terdampak Pandemi

Target

0 0

0%
0 65 hari tersisa
Rp
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 250,000

Wakaf Modal Usaha untuk Pedagang Pasar Terdampak Pandemi

Update : 28 Dec, 2021


“Dan, tidaklah Kami mengutus kamu melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.”
(Al-Anbiyaa’: 107).

Pandemi berjalan 2 tahun, mengakibatkan pukulan keras pada sektor UMKM di Indonesia. Setidaknya, 30 juta Usaha Mikro Kecil Menengah bangkrut dan 7 juta orang kehilangan pekerjaan. Begitulah data yang dipaparkan oleh Akumindo (Asosiasi UMKM Indonesia).

Data tersebut jelas hanya hitung-hitungan hitam di atas putih. Masih banyak para pelaku UMKM yang bangkrut dan kehabisan modal yang belum tercatat oleh Asosiasi UMKM Indonesia. Penyewa kios-kios di pasar berkurang, pedagang kecil yang mengemper di pasar menghilang karena tidak memiliki modal untuk berjualan kembali. Jangankan modal untuk berjualan, sedikit uang yang mereka dapatkan habis untuk memenuhi urusan pangan keluarga.

bf547ef48cf7863ca6b6f09041231c13.jpg

5 Juta atau 43 % pedagang tradisional di seluruh Indonesia terpaksa tutup. 6,7 juta pedagang atau 57 % sisanya beroperasi dengan penurunan pendapatan sekitar 70-90 persen dari keadaan normal. Omzet Pedagang yang berjualan kebutuhan harian turun 40-50%, sedangkan untuk kebutuhan non-harian seperti pakaian, aksesoris, dan lainnya itu turun sampai 80%.

Padahal, kegiatan berdagang merupakan anjuran Rasulullah Shalallaahu Alaihi Wassalaam. Dalam sebuah hadits, Rasulullah bersabda “Hendaklah kamu berdagang, karena di dalamnya terdapat 90 persen pintu rezeki,” hadits riwayat Imam Ahmad.

Namun di masa dewasa saat ini, urusan berdagang bukanlah urusan yang sederhana. Berdagang bisa menjadi jebakan riba dan hal-hal lain yang dilarang oleh Islam. Godaan untuk masuk ke dalamnya bukan hanya urusan niat namun juga sistem perekonomian yang memaksa para pedagang terjerumus ke dalamnya.

Kami telah mewawancarai masyarakat dari berbagai kalangan. Mayoritas responden memilih membeli bahan makanan di pasar tradisional sebelum pandemi Covid-19, sebanyak 44% juga berbelanja di supermarket. Namun, preferensi responden berubah jika pandemi telah berakhir. Pembelian di supermarket menjadi yang paling tinggi, masih sebesar 44%. Perubahan pola belanja masyarakat semakin mempengaruhi pendapatan para pedagang pasar. Hal ini akan memicu monopolistik ekonomi dan mematikan pedagang UMKM di Indonesia.

Kondisi ini diperparah di masa darurat pandemi yang memicu tindakan berbagai pihak. Tengkulak bermain harga pasar di tengah sulitnya bahan baku. Padahal, para petani hingga produsen sedang sulit menyajikan bahan baku. Para rentenir menawarkan modal usaha dengan bunga yang besar di tengah kesulitan pedagang mendapatkan uang dari hasil jualannya.

fe295001108dfbc52e6e659acd68468c.jpg

Apa yang bisa kamu lakukan?


Merespon kondisi seperti ini, Global Wakaf menginisiasi sebuah sistem permodalan melalui Wakaf Modal UMKM Pasar. WAKAF UMKM PASAR adalah Program bantuan modal bergulir untuk para pelaku UMKM di pasar.

Keunggulan Bantuan Modal ini:

1. Tanpa agunan
2. Tanpa Biaya Administrasi
3. Tanpa Bagi Hasil
4. Tanpa Denda

Pendampingan Usaha:

1. Spiritual Leadership Management
2. Financial Management
3. Business Management
4. Sales and Marketing
5. Creative Branding
6. Product Management

1093d080e4d029fd6eb1ff96d6b498df.jpg

Kontribusi Wakaf Modal Produktif saat ini yang masih relatif kecil yaitu 0,016% dari jumlah pengusaha mikro di Indonesia sekitar 64,6 juta, diharapkan pada tahun 2022 dapat tumbuh kontribusi Wakaf Modal Produktif menjadi 15 % atau berkontribusi lebih dari 10 juta pengusaha mikro dapat dientaskan dari kemiskinan dan akan terus meningkat setiap tahun.

Sebagaimana firman Allah dalam Surat Al-Maidah ayat 2, ”Dan tolong-menolong lah kamu dalam kebaikan dan ketakwaan. Dan janganlah tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwa lah kamu kepada Allah, sesungguhnya siksa Allah sangat berat."

Mari bersama entaskan kemiskinan dan sejahterakan pedagang pasar melalui Wakaf Modal Usaha UMKM Pasar!

Berikan wakaf terbaikmu dengan cara:

1. Klik Wakaf Sekarang
2. Masukkan nominal wakaf
3. Masukkan informasi pelengkap lalu pilih metode pembayaran seperti Transfer Bank BNI/Mandiri/BCA/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Wakaf Sekarang
5. Dapatkan laporan wakaf via email dan atau whatsapp yang telah dicantumkan

Jangan lupa infokan projek wakaf ini ya,
Salam hangat!


*dengan berwakaf melalui laman ini, kamu telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan