Usia 91 Tahun Masih Dagang Keliling, Yuk Patungan Bangun Kios Sederhana untuk Kakek Sani!

sudah 91 tahun usianya, namun masih harus berkeliling mendorong gerobak untuk berjuang menjemput nafkah. Yuk, patungan bangun kios untuk Kakek Sani agar bisa berjualan di rumah!

Usia 91 Tahun Masih Dagang Keliling, Yuk Patungan Bangun Kios Sederhana untuk Kakek Sani!

Target

0 0

0%
0 103 hari tersisa
Rp
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 250,000

Usia 91 Tahun Masih Dagang Keliling, Yuk Patungan Bangun Kios Sederhana untuk Kakek Sani!


"Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada setiap bulir terdapat seratus biji, Allah melipatgandakan (pahala) bagi siapa yang Dia kehendaki dan Allah Maha Luas (Karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui." (Al-Baqarah: 261)

a501a535edeb6672a7ff15706b85964c.jpg

Kakek Abdul Sani namanya, berusia 91 tahun. Lelaki tua dengan tubuh yang tampak mungil ini sehari-hari berjualan di pertigaan Tugu Bongki Tambang, kadang juga di Halte Bus Sekolah SMP 1 di Desa Belegen Mulia, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Aceh.

Kondisinya yang sudah tua renta tak membuatnya berputus asa serta berpangku tangan pada keadaan. Semangatnya untuk melanjutkan hidup dan menafkahi istri tercinta tak pernah padam. Walau tenaganya tak sekuat anak muda, tekadnya kuat untuk mencari pundi-pundi rezeki di bawah sengatan matahari.

e633e47c9c4c21b5b517107358e4c1ae.jpg

Dengan gerobaknya yang unik dan dipenuhi beberapa jenis buah-buahan, seperti pisang, rambutan, jeruk dan manggis, beliau setia menanti pembeli. Buah-buahan itu ia beli dari pasar, lalu dijual dengan keuntungan yang sedikit; hanya dua ribu-an hingga lima ribu-an saja.

Selain itu, Kakek Abdul Sani menaruh beberapa jenis permainan anak-anak agar menjadi daya tarik gerobaknya. Permainan yang beliau simpan di gerobaknya adalah mainan-mainan tradisional seperti kelereng dan lembaran kertas yang berisikan gambar-gambar yang digemari anak-anak.

f1d6f69ef2213ed8e4a2f0ca0166cf7b.jpg

Terbesit dalam benak Kakek Abdul Sani untuk "pensiun" sebagai pedagang keliling. Beliau ingin mengistirahatkan tubuhnya dan bekerja dari rumah saja bersama sang istri yang selalu mendampinginya dalam segala kondisi. Tentu, kemampuan fisiknya telah menurun seiring waktu, seperti gerobaknya yang juga mulai melapuk. Beliau ingin membuka kios kecil-kecilan, namun ketiadaan modal membatasinya.

59635db0326669917dea1e16dfdd37f9.jpg

Tentu kita tak tega bila melihat orang tua kita yang harus berkeliling mendorong gerobak dengan beban berat demi menyambung hidup. Namun begitulah yang harus dilakukan Kakek Sani.

Insya Allah Global Wakaf Subulussalam tergerak memberikan bantuan terbaik untuk Kakek Abdul Sani, agar bisa mendukung beliau bekerja dengan nyaman tanpa harus mendorong gerobak yang berat, yaitu dengan membangun kios sederhana.

Yuk Sahabat, ringankan beban kakek dan sang istri di usia senja dengan modal usaha lewat sedekah terbaik kita. InsyaAllah Global Wakaf Subulussalam tengah berupaya maksimal untuk mendampingi Kakek Abdul Sani. Partisipasimu lewat laman aksi ini akan sangat membahagiakan Beliau dan istri."

Berikan wakaf terbaikmu dengan cara:

1. Klik Wakaf Sekarang
2. Masukkan nominal wakaf
3. Masukkan informasi pelengkap lalu pilih metode pembayaran seperti Transfer Bank BNI/Mandiri/BCA/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Wakaf Sekarang
5. Dapatkan laporan wakaf via email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa bagikan program wakaf ini ya, kak.
Salam hangat!


*dengan berwakaf melalui laman ini, kakak telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan